Komisi IV DPRD Kota Bogor Tinjau Lokasi Longsor di Mulyaharja, Tekankan Penanganan Cepat dan Mitigasi Berkelanjutan

© DPRD Kota Bogor
© DPRD Kota Bogor
© DPRD Kota Bogor
© DPRD Kota Bogor
© DPRD Kota Bogor
© DPRD Kota Bogor
© DPRD Kota Bogor
© DPRD Kota Bogor
© DPRD Kota Bogor
© DPRD Kota Bogor

HUMPROPUB - Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Fajar Muhammad Nur bersama Anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor, Mulyani meninjau langsung lokasi bencana longsor di Kampung Pabuaran RT 04/RW 10, Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, pada Minggu, 11 Januari 2026.

Peninjauan lapangan ini dilakukan sebagai bentuk respon cepat DPRD Kota Bogor terhadap kejadian bencana alam, sekaligus untuk memperoleh gambaran langsung mengenai kondisi wilayah terdampak.

Kegiatan ini dilaksanakan bersama Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor serta jajaran aparatur Pemerintah Kecamatan Bogor Selatan.

Dalam kunjungan tersebut, Komisi IV DPRD Kota Bogor mencermati dampak longsor terhadap lingkungan permukiman warga, termasuk potensi risiko lanjutan yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat. Selain itu, rombongan juga meninjau langkah-langkah penanganan darurat yang telah dilakukan oleh BPBD dan unsur terkait di lapangan.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Fajar Muhammad Nur menegaskan bahwa penanganan bencana harus dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi, serta berorientasi pada keselamatan warga. Menurutnya, peninjauan langsung menjadi bagian penting untuk memastikan penanganan darurat berjalan optimal sekaligus sebagai dasar perencanaan langkah lanjutan.

“Penanganan bencana harus dilakukan secara cepat, tepat, terkoordinasi, dan mengutamakan keselamatan warga. Peninjauan langsung ini penting untuk memastikan langkah-langkah darurat berjalan baik serta menjadi dasar penyiapan mitigasi lanjutan, khususnya di wilayah yang rawan longsor,” ujar Fajar.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor, Mulyani menekankan pentingnya penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat kewilayahan, dan masyarakat dalam penanggulangan bencana. Ia menilai respons cepat perlu dibarengi dengan perencanaan yang berkelanjutan agar risiko bencana serupa dapat diminimalkan.

“Kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat kewilayahan, dan masyarakat menjadi kunci dalam penanggulangan bencana. Upaya respons cepat harus dibarengi dengan perencanaan berkelanjutan agar risiko bencana serupa dapat diminimalkan di masa mendatang,” ungkap Mulyani.

Melalui peninjauan lapangan ini, Komisi IV DPRD Kota Bogor berharap penanganan bencana di wilayah rawan longsor dapat dilakukan secara lebih terukur, terintegrasi, dan berkelanjutan, demi menjaga keselamatan warga serta keberlanjutan lingkungan permukiman di Kota Bogor.

KEGIATAN DPRD TERKAIT
© Image Copyrights Title

Ketua Bapemperda DPRD Kota Bog....

© Image Copyrights Title

Prosedur Penerimaan Tamu Kunju....